TSM7GfO0TUdiBSdlGSz9GUC5Td==

Wisuda UM Bandung, 684 Sarjana Diingatkan Perkuat Kompetensi di Tengah Gempuran AI

wisuda ke-9 um bandung meluluskan 684 sarjana
Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto menyampaikan pesan kepada 684 sarjana pada Wisuda Ke-9 UM Bandung. (Dok. Ist)

BANDUNGTERKINI.ID — Sebanyak 684 sarjana Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) diingatkan untuk terus menjaga kompetensi dan memperkuat karakter di tengah perubahan dunia kerja yang dipengaruhi perkembangan kecerdasan artifisial (AI), green economy, dan Society 5.0.

Pesan tersebut disampaikan Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto dalam Wisuda Ke-9 UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (12/9/2026). Ia menilai penguasaan teknologi saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan.

"Ketika studi di UM Bandung, saudara-saudara tidak hanya belajar tentang ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, dibimbing untuk memiliki karakter yang unggul yang menjadi fondasi bagi keberhasilan pada masa depan. Membangun karakter itu sama pentingnya dengan menguasai teknologi," ujar Herry.

Dalam kesempatan tersebut, Herry mendorong para lulusan untuk menjadi technopreneur Islami yang mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan penelitian berbasis nilai Islam, serta menghasilkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

Menurutnya, UM Bandung akan terus memperkuat peran sebagai lembaga pendidikan sekaligus pusat keunggulan melalui penelitian dan inovasi. Pendidikan di kampus tersebut diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi, kecakapan, dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Lulusan diminta mengubah ilmu menjadi karya

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad turut mengingatkan agar ilmu yang diperoleh selama perkuliahan tidak berhenti setelah wisuda.

Eks Ketua PWM Jawa Barat itu meminta para sarjana menerapkan pengetahuan mereka melalui karya, pengabdian, serta berbagai bentuk kebermanfaatan bagi masyarakat.

"Pergilah dengan ilmu. Berjalanlah dengan iman. Berkaryalah dengan integritas. Bersainglah dengan kompetensi. Dan berbuatlah dengan keikhlasan," tandas Dadang yang juga Ketua Badan Pembina Harian UM Bandung.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Lukman menyoroti semakin ketatnya persaingan di dunia kerja. Ia mendorong lulusan UM Bandung beradaptasi dengan perubahan teknologi sekaligus memanfaatkan AI untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas.

"AI bisa menjadi tantangan sekaligus peluang. Oleh karena itu, manfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung kemampuan, tetapi tetap perkuat keterampilan esensial seperti inovasi dan profesionalisme," ujarnya.

684 sarjana lulus dari lima fakultas

Wisuda Ke-9 UM Bandung digelar dalam dua sesi dengan total 684 lulusan dari lima fakultas. Rinciannya terdiri atas 96 lulusan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), 124 lulusan Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH), 148 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 158 lulusan Fakultas Agama Islam (FAI), serta 158 lulusan Fakultas Farmasi.

UM Bandung juga memberikan penghargaan kepada lima wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Mereka adalah Rival Rizki Hadiansyah Saputra dari Fakultas Farmasi dengan IPK 3,83; Zahra Khairunisa dari FST dengan IPK 3,98; Filah Pebrianti dari FEB dengan IPK 3,96; Abid Naufal Habibburokhman dari FAI dengan IPK 3,95; serta Dinda Nabila dari FSH dengan IPK 3,98.

Pesan yang disampaikan dalam wisuda tersebut menempatkan kemampuan akademik, karakter, integritas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi sebagai bekal yang perlu berjalan beriringan bagi lulusan UM Bandung dalam menghadapi perubahan dunia kerja.

Ketik kata kunci lalu Enter

close