![]() |
| BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Affiliate Masterclass, Bekali Masyarakat Raih Penghasilan di Era Digital |
BANDUNGTERKINI.ID — Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan Affiliate Masterclass: Strategi & Praktek Hasil Nyata yang digelar KMP Samudra Mas bersama dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sadayana Coffee, Sindangpanon, Kecamatan Banjaran, dengan menghadirkan peserta yang ingin mempelajari strategi memperoleh penghasilan melalui sistem pemasaran afiliasi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, turut hadir dalam acara tersebut. Selain memberikan sambutan, ia juga menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan platform digital.
Fokus pada praktik menghasilkan pendapatan
Pelatihan ini mengusung tema besar "Revolusi Potensi Anda: Transformasi Afiliasi Menjadi Mesin Penghasil Pendapatan Global yang Luar Biasa!".
Konsep pembelajaran dirancang dengan pendekatan praktik langsung sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat segera menerapkan strategi afiliasi untuk membangun sumber pendapatan secara mandiri.
Inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini datang dari Jamaludin, seorang seniman musik gambus lokal. Berbekal pengalaman pribadi yang menilai profesi sebagai musisi belum mampu menjamin kestabilan finansial dalam jangka panjang, ia berupaya membuka ruang belajar bagi masyarakat yang ingin memperoleh tambahan penghasilan maupun menjadikan afiliasi sebagai sumber pendapatan utama.
Untuk mendukung tujuan tersebut, panitia menghadirkan mentor dari OMBLEK sebagai Official Affiliate Education Partner yang dipimpin Angga, yang juga merupakan sahabat seperjuangan (teman kobong) Jamaludin.
Puluhan peserta mengikuti pelatihan
Sebanyak 50 peserta tercatat mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Kehadiran peserta berlangsung secara bertahap.
Lebih dari 25 orang sudah berada di lokasi sejak pagi untuk mengikuti sesi dokumentasi. Sementara peserta lainnya baru datang pada siang hari karena harus mendampingi anak-anak mereka dalam persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Pelatihan dilaksanakan di area terbuka dengan suasana santai, tetapi tetap mengedepankan proses belajar yang serius. Setiap peserta diwajibkan membawa smartphone dan tripod karena seluruh materi disertai praktik membuat konten secara langsung di lokasi.
Materi disesuaikan dengan kemampuan peserta
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi yang mencakup konsep Master Affiliate, strategi optimalisasi revenue affiliate, teknik membuat konten viral dan persuasif, hingga analisis data untuk mendukung pengembangan bisnis.
Pendekatan pembelajaran juga disesuaikan dengan pengalaman masing-masing peserta.
Bagi peserta yang telah aktif sebagai Affiliate TikTok, mentor memberikan pendampingan untuk meningkatkan strategi dalam mendorong nilai transaksi bruto atau Gross Merchandise Value (GMV).
Sementara itu, peserta yang masih pemula memperoleh bimbingan secara mendetail mulai dari tahapan dasar agar akun TikTok mereka memenuhi persyaratan dan dapat mengikuti program afiliasi.
Melalui kolaborasi program kemitraan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap masyarakat mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara produktif, memperkuat kemandirian ekonomi, serta meningkatkan daya saing di tingkat global.

